Karya Klimt Mencapai Nilai yang Belum Pernah Ada Sebelumnya
Pada malam yang bersejarah, Sotheby’s meluncurkan penjualan pertama dari kantor baru mereka di New York dengan gebrakan besar. Pusat perhatian malam itu adalah lukisan Gustav Klimt, “Portrait of Elisabeth Lederer”, yang memecahkan rekor sebagai karya seni modern paling mahal yang pernah dijual di lelang, mencapai $236,4 juta. Seluruh ruangan bergemuruh saat penawaran sengit berlangsung selama 20 menit. Lukisan ini menggambarkan putri muda salah satu patron Klimt, yang selamat dari perusakan Perang Dunia II saat karya lainnya terbakar di Kastil Immendorf, Austria.
Menurut Oliver Barker, ketua Eropa Sotheby’s, kesempatan memiliki lukisan penting Klimt seperti ini sangat langka. Tahun 2023, karya Klimt terakhir yang selesai, “Dame mit Fächer”, terjual seharga $108,4 juta. Dengan penjualan ini, koleksi Leonard A. Lauder, pewaris Estée Lauder, berhasil menghasilkan $527,5 juta, jauh melampaui perkiraan $400 juta, dengan banyak karya lain masih akan dilelang di acara siang hari berikutnya.
| Karya Seni | Perkiraan | Harga Akhir |
|---|---|---|
| Gustav Klimt, Portrait of Elisabeth Lederer | $150 juta | $236,4 juta |
| Edvard Munch | $30 juta | $35,1 juta |
| Klimt Landscape | $70 juta | $86 juta |
| Alexander Calder Sculpture | $300 ribu | $889 ribu |
Transaksi ini menandai kebangkitan pasar seni setelah lebih dari dua tahun melambat. Secara total, Sotheby’s meraup $706 juta dari penjualan malam itu, catatan baru bagi rumah lelang global tersebut.
Gold Toilet “America” Mencuri Perhatian
Selain Klimt, sorotan unik malam itu adalah toilet emas 18 karat seberat 220 pon karya Maurizio Cattelan, berjudul “America”. Lelang dimulai dari $10 juta, menyesuaikan harga emasnya, untuk menekankan perbedaan antara nilai artistik dan nilai material karya. Namun, hanya satu tawaran yang masuk — dari Ripley’s Believe It or Not!. Dengan biaya tambahan, totalnya mencapai $12,1 juta. Kini, toilet mewah ini akan dipamerkan di museum Ripley, meskipun pengunjung mungkin belum bisa “mencoba kursi emas” tersebut.
Koleksi Lauder Menandai Kesuksesan Lelang
Selain Klimt, karya lain dari koleksi Lauder juga laris manis. Lukisan Jean-Michel Basquiat terjual $48,3 juta, sementara karya Cecily Brown memecahkan rekor $9,8 juta. Meski beberapa karya gagal terjual, keseluruhan hasil penjualan menunjukkan permintaan tinggi untuk seni kontemporer dan modern, bahkan di tengah pasar yang menurun.
Tren Pasar Seni 2024
Meski penjualan malam itu sukses, pasar seni global menghadapi tantangan signifikan. Menurut Art Market Report 2024 oleh Art Basel dan UBS, penjualan seni dan antik turun untuk tahun kedua berturut-turut. Beberapa galeri besar menutup toko atau mengubah strategi operasional. Misalnya, penjualan Christie’s dua hari sebelumnya mencapai $690 juta, sebagian besar dipimpin oleh karya Mark Rothko seharga $62 juta, menandakan resiliensi pasar menengah.
Namun, rekor individual karya seni senilai di atas $40 juta belum tentu terjamin setiap tahun. Sotheby’s akan melanjutkan lelang marquee minggu ini, termasuk karya Frida Kahlo “El sueño (La cama)”, yang berpotensi memecahkan rekor Georgia O’Keeffe sebagai karya termahal yang dijual publik oleh seniman wanita.
Kesimpulan
Penjualan Sotheby’s malam itu menunjukkan bahwa seni ikonik dan unik tetap memiliki daya tarik luar biasa. Dari Klimt yang langka hingga toilet emas yang kontroversial, lelang ini menegaskan bahwa nilai artistik, sejarah, dan keunikan memengaruhi harga lebih dari sekadar material. Koleksi Lauder membuktikan bahwa investasi seni tetap menguntungkan, sementara publik tetap penasaran dengan karya-karya yang mencampurkan humor, kontroversi, dan prestise.
Dengan kantor baru yang strategis di Museum Mile, Sotheby’s menegaskan posisi mereka sebagai pemain utama pasar seni global, siap menghadapi tren baru dan menarik kolektor dari seluruh dunia.